Tebuireng.online— Kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin ke Pesantren Tebuireng, Kamis (20/8/2026), turut menarik perhatian para santri, pengurus pondok, guru, dan civitas pesantren. Salah satu sosok yang menjadi perhatian adalah dr. Gia Pratama, dokter yang dikenal luas melalui berbagai konten edukasi kesehatan di media sosial.
Baca Juga: Kunjungi Tebuireng, Menkes Dorong Pencegahan TBC di Lingkungan Pesantren
Dokter Gia Pratama mendampingi Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungan yang salah satunya bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan pesantren. Kehadiran dokter yang memiliki jutaan pengikut di Instagram tersebut juga menjadi perhatian tersendiri bagi para santri.
“Saya ke sini karena mengikuti Menkes. Jadi, ke mana pun beliau pergi, saya turut mendampingi,” ungkap dr. Gia Pratama saat berada di Ndalem Kasepuhan Tebuireng.
Dalam kunjungan tersebut, dr. Gia Pratama bersama Menteri Kesehatan meninjau salah satu kamar santri di Pondok Putra Pesantren Tebuireng. Keduanya melihat secara langsung kondisi kamar, jumlah santri dalam satu ruangan, tempat tidur, hingga fasilitas kamar mandi yang digunakan santri sehari-hari.

Selain melakukan peninjauan, dr. Gia Pratama bersama Menteri Kesehatan juga membuat konten edukasi mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat. Konten tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya lingkungan pesantren, mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Baca Juga: MA Sains Tebuireng Putri Ikuti CKG dan Skrining TBC Kemenkes RI
Usai meninjau kamar santri, rombongan melanjutkan kunjungan ke tempat pengelolaan makanan dan ruang makan santri yang dikenal sebagai Jasa Boga (JABO) Pesantren Tebuireng. Di lokasi tersebut, dr. Gia Pratama melihat secara langsung proses pengelolaan makanan, mulai dari penerimaan bahan, proses memasak, hingga makanan dihidangkan kepada para santri.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan makanan yang dikonsumsi santri memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. Hal ini penting mengingat JABO Pesantren Tebuireng menyediakan makanan bagi para santri sebanyak tiga kali sehari.
Pengelolaan makanan yang bersih dan aman menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan santri. Proses pengolahan yang baik diharapkan dapat mencegah kontaminasi kuman maupun bakteri yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan dan keracunan makanan.
Dari JABO, dr. Gia Pratama bersama Menteri Kesehatan kemudian melanjutkan peninjauan ke salah satu unit pendidikan Pesantren Tebuireng, yakni SMA A. Wahid Hasyim (AWH). Di sana, keduanya melihat secara langsung penggunaan alat rontgen yang digunakan untuk pemeriksaan medis dengan memanfaatkan sinar-X untuk menghasilkan gambaran bagian dalam tubuh.
Baca Juga: Kemenkes Tinjau Kesiapan Tebuireng untuk Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis
Setelah rangkaian peninjauan selesai, dr. Gia Pratama menjadi perhatian para santri, guru, dan civitas Pesantren Tebuireng. Sejumlah santri tampak mengerumuninya untuk meminta foto bersama dan tanda tangan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
